Lega, itu yang Zander rasakan saat ini. Walaupun kelegaan itu belum sepenuhnya ia rasakan tapi melihat Anam yang seolah merentangkan tangan dan memberikannya kesempatan untuk kembali kepada Ainun membuatnya bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya yang ia takuti adalah kerasnya keinginan mertuanya itu untuk membuat mereka bercerai, karena Zander pikir mertuanya itu sangat-sangat marah dengan kejadian yang menimpa puteri kesayangannya akhir-akhir ini. Sakit yang dirasakan karena pukulan kedua kakak iparnya itu Zander abaikan, selama perjalanan pulang senyum bahagianya tidak pernah luntur. Terkadang berdecak, kesal dengan waktu yang tiba-tiba berjalan dengan lamban. Kenapa pagi begitu lama untuk datang? Zander benar-benar tidak sabar untuk bertemu dan memeluk isterinya. Tapi Zander juga harus

