Ketika sesi prewedding sudah selesai timbulah masalah baru yaitu adanya kehadiran Sonya mantan tunangan Danis.
Sonya hadir dengan tanpa di undang. Tiba - tiba saja muncul di hadapan Amel dan Danis, Amel yang tidak tahu siapa Sonya , tetap bersikap ramah.
Selain itu Amel merasa dia hanya cinta kontrak jadi tidak berhak ikut campur kehidupan pribadi Danis tapi hatinya terasa sakit ketika melihat Danis dekat dengan wanita lain, apakah ini cinta ?
“ Cause baby you look happier, you do
My friends told me one day I' ll feel it too
And until then I' ll smile to hide the truth
But I know I was happier with you. handphone Danis berdering melantunkan lagu happier ed sheren.
Danis lihat layar handphone tidak ada nama kemudian Fanis mengangkat telponnya.
“ Halo ” jawab Danis
“ Danis, apa kabar ini sonya ” kata Sonya
Seketika itu detak jantung Danis berdebar karena terkejut sekaligus bingung karena Amel berada di sampingnya saat ini.
“ Kenapa Danis ? ” tanya Amel lihat wajah bingung Danis
“ Emm enggak apa - apa Mel. Mel Aku terima telpon dulu ya. kamu tunggu di mobil ” Amel memberi kode mengangguk
“ Ada keperluan apa kamu telpon ! Mau apa lagi kamu ! Jawab Danis dengan emosi
“ Kok kamu begitu sayang, Aku kangen sama kamu ” kata Sonya
“ Hey, bercermin dulu sana ! kalau mau kangen. Memangnya siapa kamu ! Sudahlah Sonya kita sudah punya kehidupan masing - masing jadi jangan ganggu Aku lagi dan jangan pernah telpon lagi. Ngerti ! ”
“ Danis ...... tunggu ! dengarkan Aku dulu. Aku minta maaf kejadian lalu. Ternyata Bram membohongiku, Dia meninggalkanku karena wanita lain. Aku mohon maafkan Aku. Please ...... please .... ” pinta Sonya
“ Hem .... bagus kalau begitu. Aku sudah memafkanmu Sonya tapi jangan coba datang di hadapanku atau telpon Aku lagi, jangan ganggu hidupku kalau kamu tidak ingin Aku benci seumur hidup ” kata Danis kesal
“ Tut ...... tut ...... tut ...... ”
Danis langsung mematikan teleponnya, dan menghampiri Amel yang sudah menunggu lama di parkiran mobil.
“ Maaf ya Mel lama, ya udah yuk Kita cari makan ”
“ Iya enggak apa - apa Nis, memangnya siapa yang telpon Nis ? ”
“ Orang nyasar telpon Mel, enggak penting ” jawab Danis
“ Kalau memang telpon tadi enggak penting kenapa dia lama sekali bicara di telpon. Apakah ada hal di sembunyikan dari Aku ? ” batin Amel
Dalam perjalanan mencari makan mereka hanya diam, Danis menjadi dingin setelah terima telpon dari Sonya.
Dan Amel menjadi serba salah dengan dirinya dan merasa ada yang aneh dalam diri Danis.
Sesampainya direstoran mereka memesan makanan. Saat menunggu makanan pun mereka berdua hanya diam sambil memainkan hp masing - masing.
Setelah makanan datang, mereka langsung menikmati makanannya. Dan saat sedang makan tiba - tiba ada sesorang yang menghampiri mereka.
“ Danis ? Kamu di sini ? Apa kabar ? akhirnya kita di pertemukan lagi. ”
Danis dan Amel terkejut dengan kehadiran wanita tersebut, sampai Danis tersedak.
" Uhuk ..... Uhuk ....Uhuk "
Amel langsung mengambil gelas disebelahnya dan memberikannya pada Danis.
“ Kamu ! ” kata Danis
“ Kebetulan sekali ya Kita ketemu disini, Aku kangen banget sama kamu Nis. " wanita itu langsung duduk disebelah Danis dan memeluk Danis.
Spontan Danis menghentakkan lengannya agar wanita tersebut menjauh dari nya.
" Apa yang kamu lakukan ! " bentak Danis
"Auw ..... sakit tau. Eh ngomong - ngomong ini siapa ? ” tanya Sonya
“ Kamu enggak perlu tahu ini siapa karena bukan urusanmu Sonya " kata Danis marah
“ Halo Aku Amel, temannya Danis ” sahut Amel polos
“ Oh hai Aku Sonya. Senang berkenalan denganmu Amel. Em Aku boleh gabung enggak ? Solanya Aku sendirian ” kata Sonya
“ Oh ... bo .......... ” kata - kata Amel terpotong
“ Enggak boleh, kamu akan ganggu Kita. Kamu tahu ? Aku dan Amel akan segera nikah dalam waktu dekat ini, jadi Kita tidak hanya sebatas teman. Jadi Aku minta kamu jangan mengganggu Kita lagi apalagi mengganggu Amel ” sahut Danis
Sonya terkejut dengan jawaban Danis dan sekaligus hancur hatinya karena pria yang pernah dia cintai mau menikah dengan wanita lain. meskipun Sonya sudah menikah dengan Bram. tak bisa di pungkiri hati Sonya masih ada rasa cinta sedikit pada Danis.
Tapi Sonya adalah orang yang keras kepala apapun keinginannya harus terwujud di tambah bukuk rayu bram suaminya.
Sonya mulai memiliki rencana mendekati Danis atas dasar permintaan Bram suaminya, namun tanpa disadari hal itu membangunkan sedikit benih cinta di hatinya. Sonya bersikukuh mendekati Danis walau Danis akan menikah dengan wanita lain
Perdebatan antara Danis dan Sonya cukup membuat tegang suasana, namun semua sudah berakhir ketika Danis menarik tangan Amel dan membawanya pergi menjauh dari Sonya.
Amel pun bertanya mengenai siapa Sonya. Dan Danis menjelaskan bahwa Sonya adalah mantan tunangannya yang pergi meninggalkannya karena laki - laki lain.
“ Mel kamu kenapa main bolehin aja sih Dia gabung dengan Kita tadi ? ” tanya Danis kesal
“ Maaf Nis, Aku enggak tahu kalau itu mantan kamu, Aku pikir itu teman kamu. Aku takut menganggu Kamu ” jawab Amel ketakutan
“ Tadi kan sudah Aku bilang Mel, Aku tidak ada hubungan dengan wanita manapun, hanya Kamu saja saat ini apa kamu tidak paham ? ” kata Danis marah
Amel hanya terdiam ketika Danis emosi. Setelah kejadian itu Amel selalu bertanya ke Danis dulu kalau mau melakukan sesuatu, selama Amel berada dalam kontrak istri palsu.
Setelah kejadian itu Amel mengerti. Dan Danis memahami sikap Amel.
Danis merasa bersalah dengan Amel karena membentaknya waktu itu.
Pernikahan mereka tinggal dua hari lagi, gaun pengantin dan kebaya sudah siap dan keperluan lain juga sudah siap.
Dan Hari pernikahan semakin dekat, persiapan sudah sembilan puluh sembilan persen hanya tinggal menunggu hari H nya saja.