"Maaf, Pak. Apa bapak tidak mempercayai ucapan anak sendiri? Apa bapak tidak mengenal anak sendiri? Insting orang tua itu kuat. Kita bisa tahu apakah anak sedang berbohong atau tidak," tanya Bu Maya menyelidik ke arah Pak Ridwan. Setelah melihat adegan tak mengenakkan itu, Bu Maya sengaja menghampiri Pak Ridwan. Pak Ridwan tersenyum tipis. Ia jadi teringat dengan fakta yang ia dapatkan dari salah satu anaknya. *** "Bagaimana, Bang Baron bisa kan? Saya akan bayar mahal kalau tugas yang saya berikan sukses." Pak Ridwan tak sengaja mendengar pembicaraan Dina–anaknya dengan seseorang yang dipanggil Bang Baron lewat sambungan telepon. Ia menghentikan langkahnya yang ingin menuju ke kamar, melangkah pelan dan berdiri di depan pintu kamar Dina yang tidak tertutup rapat seraya menajamkan ind

