67. Ketidakpercayaan Diri

2047 Words

“Naya?” “Naya!” Di sela keheningan yang tercipta di antara Naya dan Krist, pintu kamar rawat Naya tiba-tiba terbuka. Kedua sosok yang ada di kamar itu serentak menaikan pandangan mereka tertuju langsung ke arah pintu masuk, detik itu juga bola mata Naya terbelalak, namun pada detik berikutnya Naya menundukan pandangannya karena tahu apa yang dilakukan beberapa detik sebelumnya adalah hal yang tidak sopan. “Ya Tuhan akhirnya kita ketemu. Akhirnya Naya kami ketemu, akhirnya Tante bisa lihat kamu lagi, Nay…” Krist memberikan lebih banyak ruang untuk Ibu dan adiknya berhadapan dengan Naya, karena dari apa yang sudah terjadi, kedua orang itu saat ini jelas sangat menanti-nanti hari di mana mereka bertemu dengan Naya lagi. “T-Tante…” Tak ada yang bisa Naya keluarkan dari mulutnya setelah be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD