Sebuah Perpisahan

1059 Words

Suara langkah kaki Rayan bergema di koridor rumah sakit yang dingin. Begitu melihat sosok Kinara yang sedang duduk bersandar di kursi tunggu dengan wajah lelah, ia langsung menghampirinya. "Di mana Mama?" tanya Rayan, suaranya parau menahan cemas. Kinara mendongak, matanya yang sembap menatap Rayan dengan tatapan menghina. "Di dalam," jawabnya ketus tanpa sudi melihat wajah pria itu lebih lama. Rayan menarik napas panjang dan melangkah masuk. Di dalam ruangan, suasana terasa hening. Bu Sarah tampak setia duduk di samping ranjang Farida, sementara Wisnu—ayah Rayan—dikabarkan sedang berada di kantor untuk urusan mendesak. "Mama... Mama sakit apa?" tanya Rayan lirih, nyaris berbisik saat melihat ibunya terbaring lemah dengan selang infus menancap di tangan. Farida membuka matanya perlaha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD