Berjuang Dengan Kepalsuan

1029 Words

Hawa panas di sekujur tubuhku bereaksi ketika bibirnya menjelajah di area leher. Berusaha untuk melepaskan diri, namun dia malah menghisap kuat kulit bahuku, leher dan tengkukku. Menggigit bibir bawah untuk meredam erangan yang ingin keluar dari mulutku, aku mencekram coat-nya demi menahan rasa yang ingin meluap. Terlebih, sekarang aku merasakan sesuatu yang keras aku duduki, menusuk dan dia terus menekan tubuhku untuk merasakannya, sialan! Mobil berhenti pelan dan dia melepaskan hisapannya dikulitku. "Sudah sampai Liam?" "Sudah Tuan." Dia melepaskan lengannya dan berkata lirih, "Jaga sikapmu di depan temanku!" Ancaman, itu maksud dari kata-katanya. Kami keluar dari mobil dan berjalan bersama, dia menggandeng tanganku, dasar penipu! Dari jauh sang pemilik rumah sudah menunggu kami d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD