Setelah melakukan ritual ranjang, mereka memilih untuk mandi dan keramas. Mereka mandi dan keramas sampai bersih setelah itu memilih membeli makanan diluar karena hari ini benar-benar malas untuk memasak. Zian menyisir rambutnya seperti anak muda dan menggunakan pakaian yang terlihat nampak muda. Kakinya juga memakai sepatu kets warna putih serta kacamata hitam melekat di tulang hidungnya yang mancung. Elara memperhatikan sambil ternganga. "Kita 'kan hanya makan diluar kenapa Papa Zi berdandan heboh seperti ini?" tanya Elara. "Mas gak mau dianggap pamanmu jika berjalan bersama." Zian sudah siap, ia menggandeng Elara yang memakai baju seadanya. Saat sudah berada diteras mereka dipandang sinis oleh Jaka tentu saja mereka tidak menghiraukannya. Zian mengecup pipi Elara membuat wanita it

