Bab 10 Pengusiran Tiara

2087 Words

Aku yang bodoh karena telah mengubahnya seperti ini. Dan tugasku adalah membuatnya kembali lagi menjadi sosok yang begitu kucintai. Tunggu, apa aku masih punya kesempatan untuk itu? ***** "Sayang, kita harus bicara! Please!" Semoga Luna luluh dengan ucapanku. "Dipta, udah belom. Kita udah telat nih." Seketika aku kaget dan melihat Tiara yang sedang berjalan arah kami. Sementara, Luna menatapku ... sinis. Tubuhku seperti membeku saat Tiara berdiri di sampingku tanpa rasa canggung sama sekali. Aku hanya takut jika Luna salah paham lagi. "Bisa lepasin nggak? Aku sedang buru-buru," ketus Luna sembari menatap ke arah lengannya yang tercekal oleh tanganku dengan ekor mata. Seolah jijik bersentuhan dengan suaminya sendiri. "Sayang, kita harus bicara. Ini tidak seperti yang kamu lihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD