Bab 19. Terkuak

1107 Words

Ketika sampai di kota tujuan, pak Wily segera mengantar Reyna ke rumahnya. Mobil mewah itu terus meluncur membelah jalan menuju ke desa Kalibiru. Di sepanjang perjalanan mereka disambut oleh pemandangan yang indah dan asri. Akhirnya kendaraan itu berhenti di depan salah satu gang yang tidak bisa masuk mobil. "Saya turun di sini saja, Pak," pinta Reyna memberitahu. "Dari sini masih jauh rumah kamu?" tanya pak Wily yang ingin menjenguk ibunda Reyna, tetapi sayang dia sedang buru-buru mau takziah. "Lumayan Pak, kalau jalan kaki, tolong sampaikan rasa belasungkawa saya buat pak Suryo," jawab gadis itu yang tidak bisa ikut takziah. Pak Wily tampak mengangguk seraya berpesan, "Iya, kamu tetap komunikasi sama saya ya. Biar nanti kita pulang ke Jakarta bareng lagi!" "Iya Pak, terima kas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD