Setelah sejam berlalu Reyna baru siuman. Ia tampak terkejut mendapati dirinya terikat di atas kasur. Gadis itu berusaha melepaskan diri, tetapi sia-sia. karena tali itu mengikat tangan dan kakinya dengan cukup kencang. Reyna terus berpikir agar bisa pergi dari rumah ini, apa pun caranya. "Ibu, Dila!" teriak Reyna memanggil. "Ibu, aku mau bicara!" Tidak lama kemudian bu Sekar masuk dengan mendekati Reyna seraya bertanya, "Ada apa lagi, masih mau ngelawan sama Ibu?" "Bener Bu, aku akan kasih seratus juta. Tapi tolong bebaskan aku dulu!" pinta Reyna dengan memohon. "Kamu nggak bisa bohongi Ibu lagi. Paling kalau bisa pun kamu harus jual diri dulu. Itu tidak lebih baik dari pada nikah dengan juragan Yono. Sudahlah Rey, terima saja nasibmu!" tolak bu Sekar yang tidak mau melepaskan Rey

