Farel tampak menghela nafas panjang. Ketika Reyna mengajaknya ke salah satu rumah makan seafood di dekat apartemen. Mereka terpaksa harus naik taksi karena mobil dibawa pulang Roy ke rumah pak Wily. "Kamu ngapain sih ngajak aku makan di situ, tinggal pesan juga bisa?" protes Farel yang tidak pernah pergi ke tempat makan biasa. "Sekali-sekali Bos, di apartemen mulu bosen. Lagi pula kita pakai masker jadi nggak akan ada yang mengenali," sahut Reyna yang membuat Farel tidak bisa menolaknya. Ketika sampai di ruman makan seafood, Reyna memilih meja yang paling pojok dan mereka duduk menghadap tembok. Agar tidak menjadi pusat perhatian ketika makan nanti. Keduanya kemudian membaca list menu. "Bos, mau pesan apa?" tanya Reyna yang siap menulis di selembar kertas. "Udang lada hitam sama c

