Hari Sabtu ini Farel harus pulang ke rumah ayahnya karena Pak Wily sedang berulang tahun. Sebenarnya ia enggan mengajak Reyna, tetapi ayahnya sudah mengingatkan. "Kamu harus pulang ya Rel, ulang tahun kali ini papi mau dirayakan di vila sekalian liburan. Jangan lupa ajak Reyna!" seru Pak Wily by phone. "Iya Pi," sahut Farel sambil menghembuskan napas dengan perlahan. Farel tidak menyangka jika Reyna akan hadir di dalam kehidupan keluarganya. Entah apa maksud Tuhan mempertemukan mereka melalui kata hinaan dari gadis itu. Dengan mengirimkan mahkluk ciptaan yang jauh lebih sempurna dari Reyna si jutek. "Bos, saya libur kan hari ini?" tanya Reyna yang sudah punya janji dengan seseorang. Farel menatap Reyna yang sudah rapi memakai celana jeans dan kemeja. Menurutnya terlihat sedikit tom

