hari ini minggu.dan seperti biasa aku full di kafe .jangan kira setelah aku dilamar mas Ibnu aku langsung berhenti dari kafe.tentu nggak dong.ini salah satu syarat yang aku ajukan pada keluarga subroto.bahwa aku boleh tetap bekerja setelah menikah.dan mereka setuju.
saat aku sedang mengantar pesanan pelanggan entah kenapa aku rasanya pusing sekali.tapi aku masih tahan.dan puncak nya saat tiba tiba ada yang menabrakku dari depan saat aku membawa nampan.
l
bruk..pyar... nampan berisi minuman itu jatuh kelantai
" AW..."membuat aku semakin pusing
" maaf mbak " ku dengar seseorang berkata maaf sebelum semuanya gelap.
" kenapa dia ? pasti hamil"
" eh Lo kalo ngomong jangan sembarang an ya"
" percaya deh sama gw.makanya buru buru mau di nikahin karena udah hamil nih anak "
" Lo...ck.kalo sampe yang lain denger bisa kasus Lo "
" ya terus kenapa ? coba Lo liat deh tuh muka pucet gitu.mana pingsan segala lagi.itu pasti karena dia hamil."
" parah emang pikiran Lo ya.bisa aja dia kecapean.dia kan sibuk banget akhir akhir ini "
"ya Lo fikir aja ni ya.si Fara ini dari kampung.masih bocil.dan kerja di sini belum lama coy.eh tau tau udah mau di nikahi sama anak bos."
" eh tapi...iya juga sih "
samar samar ku dengar percakapan di sekitar ku. saat aku mulai sadar.
"engh.."
"syut...syut..syut.diem deh dia bangun "
" eh far Lo udah bangun " Yunita berdiri di samping sofa .
" duh " aku memijat kepalaku.
" gw kenapa ya ?" gumamku
" Lo tadi pingsan. Lo lagi sakit ?"
" em...nggak sih cuma pusing aja "
" ya udah Lo istirahat dulu deh.nih minum air putih.bentar lagi ibu Dateng "
" loh ngapain ?"
" ya jemput elo lah.kan Lo calon mantunya "
" ya tapi nggak perlu jemput juga "
" tau deh.udah ya gw kerja dulu."
" oke makasih "
selang beberapa waktu kemudian ibuk sudah tiba.
" ya ampun kamu kenapa ? kok bisa sampe pingsan sih.tuh kan mamah bilang juga apa.kamu harusnya istirahat aja di rumah." ucap ibuk langsung memberondong
" em maaf buk. " ucapku pelan
" buk lagi ?"
" maaf mah "
" ya udah sekarang kita pulang.sekalian mampir ke dokter.maaf yah mamah lama.tadi lagi arisan."
" eh nggak usah mah.ini udah baikan kok.lagian belum waktunya pulang.nggak enak sama yang lain."
"nggak bisa pokoknya kamu pulang bareng mamah.santo...fara biar pula sama saya.dia butuh istirahat " ucap ibuk pada manager kafe.
" oh iya baik bu.bisa jalan sendiri far?.kalo masih lemes biar di bantu indah. " ucap mas Santo padaku
" nggak usah mas.masih kuat kok jalan sendiri." jawabku.sebenarnya aku tak enak hati dengan yang lain apalagi mereka terlihat menelisik ke arahku "
"semuanya ...gw duluan ya "pamitku.aku mengikut ibu menuju ke mobil.sampai rumah aku langsung ber istirahat.setelah sebelumnya mampir ke klinik yang kami lewati. ternyata aku kelelahan dan tekanan darah rendah.masih di kamar yang biasa aku tempati.di paviliun.
" fara "suara mas Ibnu terdengar dari balik pintu.
" iya mas " berjalan ke arah pintu membukanya
" kamu kenapa ?" tanyanya khawatir
"nggak papa kok.cuma kecapean aja " ucapku tersenyum
" udah mulai sekarang kamu ikut ke rumah utama aja" dia menarikku keluar dari kamar.
" eh.. nggak bisa mas.aku mau di sini saja.lagian kita juga belum menikah " tolakku
" emang kenapa kalau belum menikah.yang pentingkan kamu nggak tidur sama aku." dia mulai kesal
" pokoknya aku mau tetap tidur di sini sampai hari pernikahan."
" jangan keras kepala deh.kamu lagi sakit" dia membawaku duduk di kursi
" ini keputusan aku mas.kalau mas maksa aku bakal marah " tegasku
" ya tapi aku khawatir sayang" mengelus puncak kepala ku . ugh manisnya di panggil sayang
"lagian di bawa tidur juga sembuh" aku menggenggam tangannya.
" oke.tapi kalo ada apa apa langsung kasih tau aku "
" oke bos " kataku sambil nyengir.
" nih makan martabak dulu.tadi mampir waktu pulang." mas Ibnu membuka kotak kertas yang sudah ada di meja
" wah makasih mas.tau aja aku lagi pengen " aku mencomot sepotong martabak jagung keju kesukaanku.
"pengen apa ?" dia bertanya sambil terus memperhatikan aku mengunyah
" Hem ?...ya pengen inilah.pengen martabak" aku menunjuk kotak di meja.
" Hem ini enak nih mas beli di mana ?"
" oh kirain pengen di cium " ucapnya jahil
" heh...! dasar ya oncom " aku memukulnya
"ya kali aja kamu sakit karena pengen di cium aku.hayo ngaku aja.kan kamu belum pernah aku cium." dia menaik turun kan alisnya.
" hih.rumus dari mana coba ?. nggak ada ya.akutuh masih Ting ting.masih suci !" ujarku sewot
" hahaha...iya iya percaya.yang masih polos.lagian aku juga mau nunggu SAH dulu baru nanti kamu bakal aku unyel unyel "
" ck. udah ah sana balik aku mau istirahat" usirku mendorong dia berdiri dari kursi
" iya iya.. ini mau balik.kamu istirahat ya." dia ngeloyor pergi
"huh.. obrolan yang meresahkan " gerutuku
"eh kenapa balik lagi " saat mas Ibnu kembali masuk.
" oh mau di bawa ya martabak nya ?" tanyaku
cup
" heh " aku kaget dong tiba tiba dia melabuhkan kecupan ringan di kepalaku.
" biar aku bisa tidur nyenyak " enteng sekali jawaban anda.
" dih udah bucin ya ?" ledekku.dia hanya mengacungkan jempol tanpa menoleh
" lama lama kok aku makin cinta ya sama kamu mas "
berbaring di ranjang sambil berselancar di dunia Maya.
aku jadi ingat keluarga di kampung.lebih tepatnya tetangga dan teman yang sudah seperti keluarga.
setelah menimang sebentar aku putuskan untuk menghubungi bude Arum.
Tut
Tut
Tut
" halo assalamualaikum cah ayu "
" wa'alaikumsalam bude.bude lagi opo ?"
" bude jek nonton tv far.koe pie kabare ?"
" alhamdulillah.fara baik bude.bude sama mas Andi gimana kabarnya ?"
" bude Karo mas Andi Alhamdulillah apik.lapie awakmu betah to di sana ?"
" betah bude.em bude...Fara sudah mau nikah "
" heh...seng bener ? lah rasido jadi mantuku to ?"
" hehe...bude bisa aja.kira kira bude bisa datang Ndak ?" tanyaku pelan.aku sudah tak punya keluarga.jadi dia sebagai orang terdekat ku.ku jadikan keluarga
" iso iso.nanti bude usahakan datang sama mas Andi Yo ndok "
" iya bude.nanti 2 Minggu lagi.nanti ada yang jemput dari sini.sama intan sama Cindy juga "
" owalah... Iyo iyo.bude ikut seneng kalo akhirnya koe iso dapat kebahagiaan mu ndok "
" iya bude .makasih "
" yois nek no .bude mau kasih tau mas Andi dulu Yo "
" nggeh pun.fara tutup bude assalamualaikum"
" wa'alaikumsalam "
tut
____tbc