BAB : 43

1366 Words

Mengurus keperluan suami adalah hal utama yang tak ingin ia limpahkan pada para asisten rumah tangga. Meskipun suaminya mengoceh dan mengomel berkali-kalipun agar ia istirahat, tetap saja tak memengaruhi aktifitasnya. Aneh, kan ... ia merasa badannya tak sakit dan tergolong baik-baik saja. Kenapa juga harus istirahat. Napsu makannya juga tak berubah, badannya tak lemas ataupun sejenisnya. Tapi Farel malah beranggapan kalau ia sedang tak sehat. “Kamu serius, kan, enggak kenapa-kenapa?” Lagi-lagi pertanyaan itu yang ditanyakan Farel padanya dari semenjak bangun tidur hingga kini saat dia sarapan. “Aku tahu saat badanku nggak enakan, tapi untuk saat ini aku baik-baik aja, Bapak Farel. Ngotot banget mikir aku lagi sakit. Atau, kamu memang berharap aku sakit, ya?” tanya Andine sambil bersid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD