BAB : 12

1566 Words

Kini Andine berada di rumah sakit, beberapa orang yang melihat kejadian, langsung membawanya. Tapi tidak dengan dia yang menjadi pelaku tabrakan yang dengan sengaja membiarkan gadis itu sekarat. Kini pihak rumah sakit sedang menunggu keluarganya, yang kebetulan salah satu dari warga yang menolong, mengenal mamanya Andine. Dokter beberapa kali bolak balik ke dalam ruangannya. "Bagaimana suster?" tanya dokter pada salah satu suster. "Keluarganya belum ada yang datang, dok," jawab salah satu suster. "Kondisinya makin lemah, pendarahan di kepalanya begitu parah. Kalau tak segera dilakukan operasi, bisa semakin buruk dan makin membahayakan nyawanya," terang dokter. "Apa maksud dokter?" Pertanyaan itu datang dari seorang wanita yang tiba-tiba menimpali perkataan dokter. "Maaf, Anda sia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD