BAB : 22

1156 Words

Tengah malam, tepatnya saat jam menunjukkan pukul 1 dini hari, tiba-tiba ponsel miliknya yang ada di nakas berdering. Bukan telepon, melainkan sebuah pesan. Ia segera menyambar benda itu dan mengecek siapa yang mengiriminya pesan di jam yang mengerikan ini. Feeling-nya mengatakan pesan yang mengganggu tidurnya itu adalah dari Farel. Karena cuman cowok itu yang punya nomer ponselnya. Jadi, siapa lagi pelakunya? [Aku nggak bisa tidur.] [Kamu udah tidur?] [Sepertinya begitu.] [Aku sendirian.] [Ya ampun ... kamu benar-benar sudah tidur, ya.] [Andine ...] [Sayang ...] Andine malah tertawa cekikikan membaca satu persatu pesan yang masuk. Ya, benar sekali kalau pengirimnya adalah Farel. "Astaga! Apa dia sedang kurang kerjaan? Gabut banget tengah malam gini nge-chat," gumam Andine sambi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD