Diantara semua bunga, kamu paling cantik. Keadaan kembali seperti semula, Natasya dan Fatah kembali dekat. Seminggu mereka saling berpisah tanpa Fatah sadari, dia sangat merindukan Natasya. Gadis yang selalu dia panggil endut, yang seminggu ini hanya datang di dalam mimpinya. Mereka kini duduk di kantin, karena resmi berpacaran, Fatah malah semakin posesif dan intens dekat dengan Natasya. Semakin posesif Fatah, semakin risih sebenarnya Natasya. Fatah memang sangat perhatian dan bisa dibilang dia ini khawatiran kepada Natasya, tiap detik dia selalu memikirkan kekasihnya. “Ca, kamu mau makan apa? Kamu duduk sini biar aku yang pesen. Tau gak sih, hari ini kamu cantik banget, diantara semua bunga, kamu paaling cantik.” Natasya hanya bisa menuruti Fatah daripada terlibat pertengkaran kecil

