Natasya meremas ujung bajunya, dia tidak tau harus berkata apa sekarang. Kelak dia akan menjadi adik Fatah. Entah kenapa pernyataan itu membuat hatinya gundah, dia tidak pernah yakin jika bisa hidup tinggal bersamanya. Ayahnya benar, dia harus segera menikah dengan Rama agar tidak tinggal satu rumah. Natasya belum siap menikah, tapi waktu dan takdir menuntutnya untuk siap. Lelehan air mata menetes di pipi Natasya, Rama hanya diam memperhatikannya. Hati yang hancur tidak bisa ia rekatkan kembali. "Aca ...," panggil Rama. Natasya mengusap air matanya dan bangkit duduk di samping Rama, dia memeluk Rama erat. "Kak, aku belum siap menikah. Tolong aku kak, aku enggak bisa menikah seperti ini," ucap Natasya. Umur dia masih sangat muda, banyak hal yang ingin Natasya raih, tapi kini dia harus m

