Bab 13 Honeymoon 2 “Awas kamu, Rumi! Lihat saja pembalasan saya nanti!” Brugh! Lana menabrak tubuh Rumi, saat akan pergi ke kamar mandi. Rumi pun terhuyung dan hampir saja terbentur dinding penyekat antara kabin dan kamar mandi. Untung Angkasa menahan tubuh Rumi sehingga istrinya tidak harus terbentur. “Kamu gak papah? Ayo kita duduk lagi.” Angkasa pun memperhatikan wajah Rumi yang masih memberengut kesal. Ia menuntun istrinya untuk duduk kembali di kursi, lalu memasangkan kembali seatbelt. “Rumi, kamu gak papah, kan? Itu tadi ... terima kasih,” ujar Angkasa dengan hati yang berbunga-bunga. “Karena saya sudah menampar Tante Lana. Berarti nanti malam saya tak perlu tidur memeluk Bang Angkasa ya?” tawar Rumi dengan menyeringai tipis. Angkasa tergelak sambil menggelengkan kepalanya.

