Bab 14 Morning Kiss dari Angkasa Pukul enam pagi, Rumi terbangun dan tidak menemukan Angkasa di sampingnya. Kepalanya pun menoleh ke arah kamar mandi dan pintu kamar mandi terbuka. Tidak mungkin suaminya ada di dalam sana jika pintu dalam keadaan terbuka. Rumi menggeser tubuh dengan malas untuk turun dari atas ranjang. Sejak semalam darah kotornya sudah tidak ada dan ia memutuskan untuk mandi hadas besar pagi ini. Rumi berjalan ke arah lemari untuk melihat pakaian apa yang bisa ia kenakan, tetapi tidak ada satu pun yang bisa ia pakai untuk sarapan bersama suaminya. Rumi akhirnya mengambil kaus besar dan juga celana boxer suaminya untuk dibawa ke dalam kamar mandi. Tubuhnya terasa segar dan bertenaga saat air dingin mengguyur rambut hingga ke kakinya. Rumi membungkus kepalanya dengan h

