Para Polisi telah berhasil mengamankan tempat itu. Para PSK di bawa ke kantor untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sedangkan para pedagang hanya di beri peringatan agar tak lagi jualan di tempat itu. Polisi juga telah mendata mereka satu persatu untuk nanti di carikan tempat jualan yang baru. Setelah selesai menjelaskan semua yang telah terjadi, akhirnya Polisi percaya kalau Namira berada di tempat itu karena mengantar pesanan kue orang lain saja. Bukan untuk hal lainnya. Apalagi hal seperti yang Polisi duga. Yaitu menjadi seorang PSK. Bukan, Namira bukan seorang PSK. Dia secara tidak sengaja berada di waktu dan tempat yang salah. "Pak Teguh." Syarif memanggil Teguh yang kini masih sibuk menyetir di sampingnya. "Iya Pak Syarif?" sahut Teguh. Masih sibuk memperhatikan jalan raya ya

