Chapter 23.

1574 Words

"Namira, ngapain kamu di situ?" Deg! Tubuh Namira mematung. Karena ketakutan. Seketika Namira menundukkan wajahnya. Menghindari tatapan mata Bu Arini. "E ... I-itu..." Bibirnya bergetar, sulit untuk mengucapkan kata. Mata Bu Arini nampak menyipit saat melihat Namira. Seakan menatap gadis itu dengan penuh selidik. Membuat Namira semakin menciut dan takut kalau saja wanita dewasa itu tiba-tiba marah karena teringat kejadian beberapa waktu yang lalu. Kejadian di mana Namira di suruh pergi dari rumah ini karena di tuduh mencuri. Keringat dingin mulai keluar dari kening Namira saat melihat Bu Arini berjalan mendekat. 'Duh, bagaimana ini? Aku takut kalau Bu Arini marah.' batin Namira berteriak. Ingin sekali gadis itu lari dan pergi dari rumah itu sekarang juga. Tapi, kakinya terasa kak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD