ADIBEL 34

853 Words

Hargailah mereka selagi ada, karena kalau mereka tiada tak akan ada harganya lagi penghargaanmu bagi mereka. Bunyi detak jantung mendominasi ruangan serba putih tersebut. Aldi masih terlelap dalam komanya, mesin detak jantung terdengar sangat lemah, gadis dengan dengan seragam putih abu-abunya berjalan pelan kearah Aldi, lutut Abel serasa melemas, karena semua kekuatan dia ada pada Aldi, sedangkan Aldi tengah terbaring lemah. Abel menarik kursi di samping Aldi, Abel menggigit bibir bawahnya menahan tangis, air matanya tak lagi terbendung, sehingga Abel harus menangis, lagi. Abel menghela nafasnya, gadis itu menyeka air matanya berusaha untuk tegar tapi hati selalu melemah, diraihnya tangan dingin milik Aldi, kemudian ditempelkanya di pipi kanannya, gadis itu ingin merasakan pelukan han

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD