“DERRRRTTT! DERRRTTT!” “AH!” geram Jose tiba-tiba. Ponsel yang ia letakkan di meja dekat pintu kamar Jasmine, bergetar. Getarannya menimbulkan bunyi pada meja itu, tepat saat dia mengulurkan tangannya hendak menyentuh Jasmine. Dengan kesal dia menarik kembali tangannya yang terulur. Sembari berjalan setelah meraih ponselnya, dia keluar dari kamar Jasmine dan melihat siapa yang telah kurang ajar mengganggu malam pertamanya kali ini. Sebuah nama berkedip di layar ponselnya dan sukses membuat Jose ingin mencekiknya jika saja orang itu sedang berada di dekatnya saat ini. “Hei! Kamu sudah gila! Kamu tak seharusnya menggangguku malam ini, Cath.” Jose langsung menjawab telepon Cath dengan nada terganggu dan bergetar menahan amarah dan nafsu yang memuncak disaat bersamaan. Bukan jawaban memuas

