Harus Bagaimana

1058 Words

            " Mba! "             Bunga tersenyum lebar mendapati kekasihnya yang sudah menunggunya di pintu keluar stasiun. Pria itu menghampirinya dan memeluk Bunga erat.             " Gimana perjalanannya Mba? Cape? Sini aku bawain kopernya."             " Makasih ya." Bunga melingkarkan lengannya ke lengan Taufik.             " Mama sama Papa udah nungguin di rumah. Mereka engga sabar ketemu Mba."             " Hmm.. Mereka kira-kira bakalan suka sama saya engga ya Fik?  Jujur lho ini pertama kalinya Mba ketemu keluarga pacar."             " Aku juga kok Mba. Ini pertama kalinya kenalin pacar ke keluarga." Taufik menggenggam erat tangan Bunga dan mengecupnya. " Kangen banget sama Mba."             Bunga tersenyum dan menyandarkan tubuhnya dirangkulan hangat Taufik.      

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD