Begini Jalannya

1110 Words

            " Pokoknya Mama sama Papa engga ikhlas kalau kamu tinggal di bandung lagi!" Pekik tante Ana terdengar ketika Bunga hendak mengambil air minum di dapur.             Bunga berjalan mengendap-endap dan berdiri di belakang sekat antara ruang keluarga dan dapur. Dirinya kembali mendengarkan pembicaraan kekasihnya dengan kedua orangtuanya.             " Ma, masa Mba Bunga tinggal disini? Kasihan keluarganya juga Ma. Lagian Opik Insya Allah seminggu sekali pulang kesini."             " Mama engga setuju pokoknya!"             Om Juna, Papa Taufik mengelus bahu tante Ana, mencoba menenangkan. " Gini Pik, Papa ngerti sama kondisi Bunga yang sama-sama anak tunggal. Tapi nanti setelah menikah sudah kodratnya istri mengikuti suami. Kamu juga anak tunggal apalagi Papa udah engga bis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD