Dinner

2748 Words

"LO SERIUSAN JADIAN SAMA VANO?!" Novi memekik kaget saat mendengar cerita Revita yang kini memilih menginap di kos. Karena sedari sepulang sekolah, Revita tak henti-hentinya tersenyum dengan wajah yang semerah tomat. Ia takut dikira tak waras oleh omanya. Alhasail, sekarang dirinya memilih merantau di kos Novi. Revita tak membalas ucapan Novi. Ia bahkan tak beranjak dari posisinya yang kini terlentang di atas kasur dengan senyuman yang tak pernah lepas dari bibirnya. "Wah hebat!" Novi bertepuk tangan merasa bangga. "Kejombloan lo yang bertahan dari zigot berakhir hari ini!" Revita tersenyum malu-malu. Mengubah posisi menjadi duduk bersila untuk berhadapan dengan Novi. Sedikit menyusut lendir di hidungnya menggunakan tisu. "Jantung gue rasanya mau copot!" Revita memegang dadanya yang be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD