PLAKKK "Masih berani ya lo nunjukin muka di sini!" Novi yang masih sedikit terisak langsung menampar orang yang detik ini paling ia benci keberadaannya. "Lo gila apa gimana, hah?! Puas lo sekarang?! Puas liat sahabat gue sekarat!" amuk Novi dengan dadaa yang mulai naik-turun seiring dengan napasnya yang mulai tidak beraturan. "Kalau lo emang udah gak bisa jaga Revita, lo bisa balikin ke gue!" Novi kian terisak saat Oma menarik tangannya untuk sedikit lebih bersabar. Walaupun di sisi lain, sepasang mata Oma terlihat tidak bernyawa. "Kalau Revita sampai kenapa-napa, lo orang pertama yang gue cari! Lo harus berhadapan sama gue! Banci lo, Van, banci!" Novi mendorong kasar dadaa Vano yang hanya terdiam di tempatnya. Kepalanya menoleh dengan menatap tak percaya pintu UGD yang kini tertutup r

