Chapter 18

1164 Words

“Damar? Lo ngapain di sini?” tanya Sophie pada Damar dengan mata penuh selidik. “Ada urusan sama Asha” jawab Damar tampak tidak peduli dengan tatapan curiga kedua sahabatku, Sophie dan Rayyan. “Urusan apa?” tanya Sophie semakin menyelidik. “Urusan saya sudah selesai” kata Damar sambil sedikit menyingkir untuk memberi jalan agar Sophie dan Rayyan bisa masuk. Namun dengan sigap Sophie menggamit tangan Damar dan memaksanya masuk kembali ke dalam apartemenku. Dibantu oleh Rayyan yang mendorongnya dari belakang. Tanpa perlawanan Damar pun terpaksa masuk kembali ke dalam. Dan aku hanya mampu melihat adegan itu tanpa bisa berbuat apa-apa. “Udah makan belum, Mar?” tanya Sophie. Damar menggeleng. “Makanya mau pulang sekarang” jawab Damar dengan gayanya yang cuek. “Gak usah. Kita bawa makanan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD