M.A.B (90)

2281 Words

Barra berjalan dengan terburu – buru masuk kedalam rumahnya, ia sudah tidak dipegangi oleh para Bodyguardnya lagi, sedangkan Yazid kini berusaha mempercepat langkahnya agar bisa sejajar dengan Barra.   “ Barra! papah ingin bicara sama kamu! “ teriak Yazid yang posisinya masih jauh tertinggal dibelakang Barra. Anaknya itu diam saja tidak merespon atau bahkan menghentikan langkahnya.   “ BARRA! HENTIKAN LANGKAHMU ATAU—“   “ Atau apa? “ kali ini Barra menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya menghadap Yazid yang kini sudah berada dihadapannya. “ Atau apa, hm? “ tanyanya sambil mendongakan dagu.   “ Atau kamu akan merasakan akibatnya jika terus membantah papah! “ tegas Yazid dengan mata setengah melotot. “ Kamu ini sudah dibodohi oleh Belvina! apa tidak ada perempuan lain di d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD