Bab 19

1465 Words

Hari Sabtu yang sempat dibahas Sherly, mengenai double date, aku dan Dimas tidak punya alasan untuk menolaknya. Tak ingin pergi Hari Sabtu yang sempat dibahas Sherly, mengenai double date, aku dan Dimas tidak punya alasan untuk menolaknya. Tak ingin pergi namun kami terjebak dalam situasi dimana kami harus menerima ajakannya. Kami tak punya alasan yang tepat untuk menolaknya. Jam empat sore terdengar ada suara mobil yang berhenti di depan rumah, mungkin itu Ryan. Segera kurapikan make up dan jilbabku. Tak enak rasanya harus ditunggu oleh Ryan. Hanya dandanan sederhana yang kupakai, kaos lengan panjang warna tosca dengan bawahan kulot. Jilbab bercorak yang senada dengan atasan juga sepatu kets. Make up tipis bahkan hampir tak terlihat aku memakainya. Aku beranjak keluar kamar. AKu lihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD