Mia, bantu Daddy deketin Felix. Daddy mau minta maaf sama dia. Bantuin cari momennya Mia menghembuskan napas perlahan dengan sesekali melirik Felix yang sedang menyantap sarapan di depannya. Sejak semalam kepalanya terus berputar, memikirkan berbagai cara untuk memenuhi keinginan sang ayah. Tapi tidak sedikitpun ada cara yang terlintas di benaknya. Pasalnya Felix benar-benar dingin, lelaki itu juga tidak banyak bicara padanya. “Ada apa?” “Hng?” Mia mengerjapkan mata, menatap Felix yang masih sibuk menyantap makanannya. “Ada apa, apa?” “Kenapa sejak pagi liatin terus? Ada yang salah?” Mia menggigit bibirnya. “Hm... itu. Ilona kembali ke Swiss. Kau tahu Mr. Felix?” “Tentu.” Jawab Felix. Suasana kembali menjadi hening. Mia kembali memutar otak mencari pembahasa

