“Ayah.” “Mr. Hazard.” “Kau tidak perlu berdebat dengannya seperti itu Ilona. Tidak akan pernah ada gunanya selama dia tidak ingin percaya padamu” ujar Hazard dengan begitu tenang, namun mampu menghunus tepat didada Edward. “Ayah.” “Mr. Hazard, bukan begitu. Biar aku jelaskan.” Hazard mendesis kecil. “Tidak ada gunanya lagi.” “Dengar Ilona, hubungan macam apa yang akan kau harapkan dengan orang yang bahkan tidak mempercayai perkataanmu?” Hazard mengatur napasnya yang memburu. “Kau tidak akan lelah diragukan terus menerus seperti ini?” Ilona menggeleng kecil. “Ayah dengar—.” “Ilona, ketika seseorang tidak mempercayai kata-katamu, dia pun pasti meragukan perasaan yang kau miliki. Sebesar apapun, sekuat apapun perasaanmu. Dia akan tetap meragukannya dan akan

