Chapter 44

2177 Words

Tidak terasa sudah hari jumat. Dikarenakan dirinya menyetujui untuk pergi ke Jepang jadi hari iniadalah untuk bersiap. Bram akan berangkat sabtu siang bersama Vani. Hari ini dirinya manfaatkan untuk packing. Papa mamanya benar-benar terkejut dan tidak percaya Bram pergi ke Jepang untuk urusan pekerjaan. Hanya saja Bayu juga sempat menelpon untuk bicara dengan orang tuanya jadi semuanya akan baik-baik saja. Orang tua Bram hanya terlalu terkejut karena Bram sudah mendapatkan tugas seperti itu padahal baru bekerja kurang dari dua bulan.   Bayu sepertinya sangat percaya pada Bram sehingga dengan yakin membiarkan Vani pergi berdua saja dengan Bram. Yang paling Bram khawatirkan adalah Oma Puteri. Entah seperti apa reaksi wanita itu mengenai hal ini. Akan tetapi semua ini adalah keputusan Op

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD