Siang ini Bram berniat untuk mengajak Vani makan bersama. Jadi dirinya sengaja untuk tidak membawa bekal seperti yang biasa dilakukannya. Devan juga cukup mendukung aksinya. Lelaki itu tidak keberatan meski akhirnya makan sendiri karena Bram berusaha mendekati Vani selama makan siang. Kali ini Bram datang ke lantai dimana ruangan gadis itu berada. Begitu keluar dari lift, dirinya bersemangat untuk melangkah menuju ruangan Vani. Setelah semakin dekat dengan pintu ruangan itu, pintu terbuka lalu keluarlah Vani. “Hai.” Vani tersenyum atas sapaan Bram. Tidak lama kemudian keluar Yoga dari ruangan gadis itu. Hal yang membuat Bram cukup terkejut. “Ada apa, Bram?” tanya Vani. “Halo, Kak.” Bram menyapa Yoga terlebih dahulu. “Ini. Mau ngajak makan siang bareng,” ucap Bram kemudian

