“Sayang.” Aluna langsung mendorong tubuh Tristan menjauh darinya saat dia mendengar suara yang dikenalinya itu. “Mas....” Reza menarik tangan Aluna, membawa wanita itu mendekat padanya. Pandangannya kemudian tertuju ke arah Tristan yang terlihat tenang, seolah tidak merasa bersalah atau pun takut. “Di mana sopan santunmu hah?! Lancang sekali kamu menyentuh istri orang lain. Bukankah kamu sudah memiliki tunangan.” Reza menatap tajam sosok Tristan yang masih terlihat tenang. Respons yang Tristan berikan membuat Reza semakin kesal. Pria itu seperti menyepelekan dirinya. “Pergi kamu dari hadapan saya. Sebelum saya berubah pikiran dan pecat kamu,” tukas Reza, napasnya naik turun menahan emosi. Aluna yang ada di belakang suaminya hanya bisa diam, dia tidak berani ikut bicara, bahkan pikiran

