“Aku bantu kamu ganti baju ya,” tawar Reza. Aluna langsung bergerak mundur. “Jangan,” tolaknya. Reza mengernyit. “Kenapa?” “Enggak usah, pokoknya enggak usah,” tegasnya. “Kamu malu?” tebak Reza. “Aku suami kamu, Aluna. Kenapa harus malu. Aku juga sudah melihat semuanya.” Reza melangkah maju, mendekati Aluna yang kembali bergerak mundur. Akhirnya langkah Reza berhenti saat melihat Aluna menatapnya takut. Helaan napas panjang Reza terdengar, pria itu berhenti “Oke, aku tunggu kamu di luar,” kata Reza, dia memutuskan untuk mengalah. Padahal niatnya hanya membantu istrinya untuk berganti pakaian sebelum mereka pulang ke rumah. Kaki Reza bergerak menuju pintu, sebelum dia membuka handle pintu kamar rawat itu, Reza kembali menoleh ke arah Aluna. “Kalau butuh sesuatu panggil aku ya. Aku

