17. Bahagia Bersama mu

1115 Words

"Serius amat sih wajahnya sayang ! " Telapak tangannya yang hangat mendarat tepat di pipi mulus istrinya. Jari-jarinya mengusap lembut lekuk tulang pipi itu, perlahan memaksa sudut bibir yang semula kaku untuk sedikit terangkat. Pandangan Sabil menatap lekat-lekat pada mata istrinya, iya mencoba mengusir kabut pikiran yang menyelimuti Mina. "Pasti dia penasaran aku akan bicarakan apa sama dia." Batin Sabil "Buruan bilang Mas, mau ngomong apa aku jadi penasaran nih ?. Malah Mas jadi diam sekarang." Ucap Mina. Dalam gerakan yang tegas Sabil tiba-tiba penuh kelembutan, ia menarik tubuh sang istri mendekat, merengkuhnya dalam dekapan erat. "Lho Mas.. !" ​Mina ambruk ke dalam pelukan itu, yang ditarik tiba-tiba membuat Mina sedikit kaget. Kepalanya bersandar tepat di d**a Sabil. Seketika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD