Chapter 40

1342 Words

Chapter 40 Jarum jam sudah mendekati angka 2, sedangkan Doni yang di tunggu-tunggu belum juga menampakkan batang hidungnya. Sesekali Cristian melirik ke arah sofa melihat Zahra yang masih duduk di tempat yang sama, tanpa bergeser sedikit pun. "Si Doni beli makan di mana, jam segini belum juga datang! Kamu udah lapar banget ya, Ra?" "Lumayan." Cristian semakin tidak enak hati, terlihat kentara dari perubahan air mukanya. "Maaf, tadi saya pikir kamu sudah makan!" "Saya bawa makanan itu kan memang buat kamu." Cristian meraih ponsel miliknya dan melakukan panggilan telepon. "Kamu beli makan di mana Don? Sudah hampir jam 2 ini!" Zahra menoleh, begitu mendengar Cristian berteriak di telepon. "Cris, jangan teriak napa!" ucapnya pelan. Cristian tidak memedulikan ucapan Zahra, dia masih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD