Chapter 38

1467 Words

Chapter 38 Doni ketar ketir. Walaupun sudah mempersiapkan diri untuk hal diluar dugaan, tapi tak urung membuat pikirannya tidak tenang. Apa lagi dia sangat tahu sifat Zahra seperti apa. Sekarang bukannya tenang, pikirannya malah bercabang 2. Selain harus menghadapi Cristian yang terus saja merecokinya dan menyuruhnya mengerjakan hal yang bahkan tidak harus di kerjakan dirinya, dia juga harus bersiap-siap menghadapi amukan Zahra tentunya. Heh bukannya tenang malah deg-degan begini. Doni merutuki nasib dirinya yang ketiban sial berkali-kali. Sedari tadi dia melirik ke arah lift dan pintu terus menerus, entah apa yang membuat pintu kantor bosnya dan lift jadi semenarik itu di mata Doni. Cristian semakin gedeg melihat Doni yang bolak balik melirik ke arah pintu, dan mengabaikan ucapann

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD