Selama beberapa hari ini Ayla selalu saja mengidam. Bukan hanya itu, Ayla bahkan tidak tanggung-tanggung apa yang ingin dia makan. Tentu saja membuat Alan sampai kewalahan mengurusi Ayla saat ngidam. Padahal Ayla masih punya suami. Alan heran kenapa Ayla tidak meminta tolong padanya bukan pada Erga, suaminya. Dan ya, Ayla beralasan kalau dia meminta bantuan macam-macam pada Erga, itu akan membuat Erga semakin curiga. Aish, merepotkan memang. Tapi Alan sudah berjanji pada Ayla kalo dia akan selalu membantunya apapun yang terjadi. Tak jarang Ayla selalu meminta yang aneh-aneh. Alan hanya bisa menghela nafas dan menuruti apa mau tuan putri. Seperti sekarang, tengah malam Ayla sudah menelponnya dan merengek meminta sesuatu. "Yang bener aja Ay, kamu telepon aku tengah malam kayak gini hany

