17

1599 Words

Nakamura Sato menoleh ke kiri dan kanan melalui jendela mobil yang melaju pelan di sebuah jalan. Keningnya berkerut samar seolah sedang memikirkan sesuatu. Tiba-tiba ia mengerjapkan mata dengan terkejut. Tempat ini menarik ingatannya ke masa lalu secara utuh. "Berhenti, " Kim Yuna berseru ketika mobil berhenti di depan sebuah rumah bergaya tradisional Jepang. Nakamura Sato menahan napasnya tanpa sadar ketika melihat bangunan tua itu masih berdiri kokoh di sana bersama pohon maple itu. "Ayah, tunggu di sini saja. Biar aku yang bicara dengan keluarga gadis itu." Kim Yuna bergegas membuka pintu mobil. "Biar aku saja," ucap Nakamura Sato tiba-tiba. "Apa?" "Aku tidak akan lama." Nakamura Sato membuka pintu lalu turun. Ia melangkah menuju pohon maple  dan berhenti di sana selama beberapa m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD