Freya berhenti memainkan ponselnya ketika pintu lift terbuka dan menampilkan sosok Miki. Untuk sesaat, keduanya saling melempar pandang. Miki dengan tatapan dingin menusuknya, Freya dengan tatapan terkejutnya. "Hei," sapa Freya agak ragu. Cara Miki menatapnya tidak lagi sama seperti dulu. "Jam berapa kau pulang dari rumahnya?" tanya Miki tanpa basa-basi. Ia mengurungkan niat untuk keluar dari lift saat itu juga. Freya melangkah masuk ke dalam lift, membetulkan posisi tasnya lalu menoleh menatap Miki. "Hanya beda lima menit denganmu," sahutnya dan diakhiri dengan senyuman. "Aku menyukainya sejak SMA," cetus Miki lagi. "Sudah penuh," sambungnya saat dua orang wanita hendak masuk ke dalam lift. Mereka tidak sempat menyahut karena pintu lift sudah tertutup. "Kita berteman sangat lama. Ter

