Saat membayangkan sosok Aksa, Adara rasanya tidak sanggup untuk pergi ke kantor hari ini. Adara yakin setelah ini interaksi mereka akan berbeda. Bagaimana pun setelah mengetahui masa lalu mereka, rasa bersalah selalu mengikatnya. Ia masih bingung bagaimana selanjutnya mereka berinteraksi. Aji juga begitu, Adara tidak bertemu lagi dengan laki-laki itu setelah hari itu. Dia merasa ada perbedaan yang terasa saat semua itu terungkap. Perasaannya benar-benar kacau hari ini. Adara menunggu liftnya sampai pada lantai yang ia tuju, namun tiba-tiba pintu lift terbuka, menampilkan sosok baru. Pria itu menekan lantai yang ia tuju sebelum berdiri disebelah Adara. Adara menatapnya beberapa saat sebelum membuang muka. "Maaf membuat kamu merasa nggak nyaman setelah pembicaraan kemarin." "Ngga

