Adara merasa tidak percaya pada kata demi kata yang keluar dari mulut pria di depannya. "Dan kamu tau Adara? Sewaktu dia menghilang, dia menjalani terapi yang begitu panjang dan saat kesadarannya memulih, tau apa yang dia ingat begitu dia bangun? Ya, kamu. Adara." kekeh Shada. "Adik saya yang bodoh itu hanya memikirkan Cinta pertamanya dan lebih bodoh lagi alasan dia kembali ketempat ini. Karena dia ingin bertemu kamu lagi, hahahahaha, lucu bukan?" Shada tertawa terbahak-bahak, sedangkan Rifky sejak tadi hanya diam dengan tatapan serius. Adara memberanikan diri menatap mata pria itu. "Lalu apa alasan Aksa memperlakukan saya dengan buruk saat itu? Apa karena dia ingin balas dendam pada Aji namun lewat saya?" Shada tersenyum tipis. "Ding-dong, kamu salah. Mungkin setiap orang akan berf

