*** Mulai memasuki semester dua, kegiatan belajar tambah padat, menuju ujian akhir, banyak pula ujian-ujian sebelumnya. Dulu Adara selalu berfikir ia bisa melewati masa ini, karena bukan pertama kalinya. Namun rasanya kali ini terlalu berat entah karena hal itu memang sulit atau dirinya yang tidak bisa memfokuskan diri. Adara mengusap wajahnya, lesu. Dia tengah duduk dimeja belajar, berisiap mempelajari apa saja yang dapat masuk kedalam otaknya, namun nyatanya begitu sulit. Pikiran Adara melantur kemana-mana. Masalahnya akhir-akhir ini cukup mengganggu. Rasha, laki-laki itu membawa dua gelas cokelat panas ke kamar adiknya dari ambang pintu ia melihat perempuan itu tampak kelelahan, akhir-akhir ini ia merasa adiknya itu tampak lesu. Rasha berfikir Adara stress karena ini adalah akhir ta

