24. Pain in the soul [3]

935 Words

Televisi didepannya hidup, menampilkan gambar spon kuning yang tampak berbincang bersama temannya si Bintang. Aji sangat-sangat menyukai kartun ini, namun entah kenapa saat ini ia tidak dapat menikmati apa yang ia tonton. Pikirkan Aji berkelana. Sesekali, matanya menoleh menatap rumah disebelahnya. Rumah Adara. Beberapa hari yang lalu laki-laki itu masih ingat betapa kecewanya dia dengan Adara, gadis yang sudah ia kenal sejak lama dan perempuan yang berusaha ia jaga, menginap di rumah seorang laki-laki dan lebih parahnya laki-laki itu adalah Aksa. Aji benar-benar belum bisa menerima apa yang dilakukan Adara. Sangat tidak terima. Dia memang belum mendengar alasan sebenernya dari perempuan itu, namun egonya menolak apapun yang dikatakan Adara. Ia masih ingat ciuman yang Aksa berikan pada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD