CURIGA

2086 Words

Sandra melepaskan kacamata hitamnya. Ia melenggang masuk ke dalam kantor palsu Nathan dengan langkah bak model. “Bagus juga,” ujarnya sambil melihat sekeliling ruangan yang rapi dan didesain dengan elegan. “Siapa desainer interiornya? Lumayan juga.”   Nathan sebenarnya tidak menyukai kehadirannya dan dengan senyum terpaksa ia menyambut Sandra. “Silahkan masuk.”   “Aku enggak akan basa basi. Gimana kerjaan kamu?” tanya Sandra dengan ketus.   “Seperti yang kamu lihat. Mungkin sekarang Sarah sedang menangis di rumahnya. Kliennya sudah aku alihkan kesini semua. Dia pasti terkejut dan akan segera menghentikan bisnisnya,” jawab Roy dingin dan tanpa perasaan.   “Siapa dia?” Sandra mengernyitkan dahi saat melihat Roy ikut campur urusannya dengan Nathan.   “Teman yang membantuku. Aku tid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD