Walau hati dan pikiran Armel kalang kabut, keamanan Karmelion tetap menjadi prioritas. Bahkan pesan Aislinn mengenai rencana Titania memanggil Oberon agar lekas turun tangan memusnahkan iblis-iblis yang telanjur berkeliaran di dunia luar pun tidak serta-merta mampu menenangkan Armel. Armel selalu mencemaskan Ophelia. Sampai kapan pun. Kemungkinan besar “mencemaskan Ophelia” telah menjadi kebiasaan yang mendarah daging dalam diri Armel—sulit dihapuskan oleh apa pun. Aislinn berkata Ophelia pasti bisa menjaga diri sebab darah peri dalam dirinya akan menghindarkannya dari perbuatan celaka. Namun, bagi Armel Ophelia tidak sekuat anggapan istrinya. Bangsa peri terbiasa melindungi diri sejak dini, tidak seperti manusia yang butuh perlindungan orang dewasa. Pada usia tertentu, peri bisa melatih

