Pergulatan Panas

1001 Words

Kiana menganggukkan kepala pasrah membuat Rama kembali bergerak memberinya kenikmatan surgawi yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Rama menyudahi kegiatannya kala jam sudah menunjukkan pukul satu dua belas lewat. Ia segera berbaring di sebelah sang istri karena tak ingin bangun kesiangan besok karena tak enak dengan anggota keluarga yang lain. "Tidurlah, Sayang aku tahu kamu lelah," bisik Rama sembari mengecup kening Kiana dengan sayang. "I love you," bisiknya yang diangguki oleh Kiana sembari tersenyum tipis. Rama menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka kemudian mendekap tubuh Kiana yang lebih dulu memejamkan mata. Sesaat setelah ia pun turut menyusul sang istri menyelami samudra mimpi. Pagi ini Kiana terbangun dengan sesuatu yang berat menimpa bagian perutnya, ia mengerj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD